Strategi Terbaik Setiap Investor Adalah Dana Indeks

Ketakutan adalah musuh terburuk Anda dalam berinvestasi di pasar saham. Ketakutan dirancang untuk membuat kita tetap hidup. Jika Anda berada di alam liar dan melihat singa, Anda akan merasa takut, dan secara otomatis akan beralih ke mode survival penuh dengan berlari bahkan lebih cepat dari Usain Bolt menuju keselamatan. Saya tidak meminta Anda untuk tidak takut, karena satu-satunya orang yang tidak takut adalah psikopat. Namun yang saya minta adalah Anda harus mengatasi ketakutan Anda akan kehilangan uang.

Keruntuhan pasar saham pasti akan terjadi, ingat kan? Ketika hal itu terjadi dan anda melihat portofolio Anda turun 35% dalam beberapa bulan, maka otak Anda akan kembali ke mode survival penuh dan reaksi pertama Anda adalah menjual saham Anda untuk menyelamatkan apa pun yang tersisa dan menghentikan rasa sakit!

Dan jika Anda melakukannya, Anda secara efektif kehilangan lebih banyak uang dan menyebabkan lebih banyak rasa sakit!

Sebaliknya, saya ingin Anda berdamai dengan “perasaan” melihat penurunan tiba-tiba dalam portofolio Anda, Anda perlu memahami perasaan itu, menerima kesepakatan itu dan tetap melanjutkannya. Dengan melakukan ini, ketika kehancuran pasar saham terjadi, Anda akan tahu bahwa itu hanya hal sementara, bahwa pada akhirnya saham Anda akan naik dan jangan biarkan rasa takut mengambil kendali anda. Anda harus tetap tenang, jangan panik, menjauhlah dari komputer / smartphone Anda, pergi keluar menikmati hidup, dan dengan sabar menunggu saham Anda naik!

Ketakutan adalah penasihat terburuk Anda di pasar saham, jadi jika Anda merasa marah / tertekan / cemas atau mengalami hari yang buruk, jangan mengambil keputusan apa pun, logoutlah dari aplikasi broker Anda dan tunggu sampai Anda merasa lebih baik. Saya hanya mengambil keputusan investasi ketika pasar tutup, dengan cara ini saya menghindari emosi saya mengendalikan keputusan saya.

Kurangi Biaya Fee

Fee broker baik ketika membeli dan menjual suatu saham adalah subjek yang menurut saya tidak cukup dibahas hari ini. Inilah sebabnya mengapa Berinvestasi, Membeli dan Memegang saham / dana untuk jangka panjang lebih menguntungkan daripada memperdagangkan saham. Bahkan jika Anda berhasil melakukan trading; uang yang harus Anda bayarkan kepada broker secara efektif akan menurunkan kinerja investasi anda!

Index Fund adalah teman terbaik Anda!

Kita semua ingin menjadi investor hebat yang selalu mengalahkan pasar, tetapi dalam kenyataannya, mengalahkan pasar membutuhkan waktu, dedikasi, banyak penelitian dan banyak keberuntungan. Saya tidak mengklaim bahwa Anda tidak dapat mengalahkan pasar, saya mengalahkan pasar sebanyak 6 kali lipat pada tahun 2018 (Pada Juni 2018) dan itu bukan karena saya seorang penyihir pasar saham yang ajaib, tetapi karena penelitian saya, strategi dan bantuan nona keberuntungan aku berhasil mencapai tujuan itu.

Masalahnya, SP500 yang merupakan index yang melacak kinerja 500 perusahaan terbesar di Amerika, adalah standar emas untuk kinerja pasar, dan beberapa studi menyimpulkan bahwa strategi terbaik untuk setiap investor adalah memiliki Dana Indeks, dengan cara ini Anda akan menangkap seluruh kinerja pasar saham! Dan Anda melakukan ini dengan tidak melakukan apa pun! Anda hanya membeli Indeks, duduk, santai dan lupakan saja.

Saya mendorong agar setiap investor harus memiliki Reksadana Index atau ETF seperti Reksa Dana Premier ETF SRI-KEHATI, Reksa Dana Premier ETF IDX30 dan sebagainya untuk menambah diversifikasi dan mengurangi volatilitas investasi Anda. Saya pribadi memiliki 20% Reksadana Index, sisanya saya miliki di Saham Pertumbuhan dan Saham Dividen.