Teori Peluang Dalam Trading

Tulisan ini ditujukan bagi teman-teman yang trading di pasar modal. Sehingga, bagi teman-teman yang terjun ke pasar modal dengan pendekatan investasi, maka sebaiknya abaikan tulisan ini.

Jika ada sesuatu ilmu yang “harus” diketahui oleh trader dalam melakukan trading di pasar modal maka itu adalah ilmu konsep dasar teori peluang. Mengapa demikian?

1. Dengan memahami konsep peluang, anda akan lebih memahami “field” yang anda hadapi di pasar modal. Seperti yang sudah ditulis sebelumnya (mengenai mengukur apakah “sesuatu” itu judi atau investasi), mengenai positive expectancy (game-theory), sehingga anda akan memahami anda berada di posisi apa.

Simpelnya di tulisan itu saya menjelaskan mengapa bertaruh pada tos koin bukanlah judi atau investasi (zero sum game), mengapa bino*o adalah judi (negative sum game) dan mengapa membeli indeks adalah investasi (positive sum game). Intinya memahami game-theory, yang merupakan konsep peluang dasar akan membantu anda eksis di bisnis ini.

2. Dengan demikian anda akan memahami bahwa dengan melakukan trading harian (scalper) saat ini jelas akan membuat anda pada posisi “field” negative sum game. Bukan berarti anda tidak mungkin berhasil melakukan scalper. Sama seperti penjudi di kasino, apakah semua penjudi di kasino kalah?. Tentu tidak!!!.

Sama seperti anda mencari kartu dalam 1 pack kartu remi yang telah dikocok (random), mana yang lebih memungkinkan, menemukan kartu gambar (Jack, Queen King) atau menemukan kartu angka (Kartu as s.d kartu angka 10)? Jelas ada kemungkinan juga bahwa anda akan menemukan kartu gambar, tapi dengan reward yang tidak sesuai, jelas anda hanya akan mempersulit diri anda sendiri.

Dalam trading harian (scalper) ada fee transaksi, dan mungkin nanti bea materai dari setiap transaksi yang anda lakukan. Fee ini harus anda bayar baik ketika anda untung maupun rugi. Sehingga trading harian seperti ini bukan lagi zero-sum game. Adanya fee yang harus dibayarkan setiap hari, membuat anda berada di field “negative-sum game”.

3. Untungnya dengan sedikit belajar, anda bisa membuat diri anda pada posisi “field” yang lebih baik dalam melakukan trading di pasar modal. Dengan money management yang baik, eksekusi trading plan yang disiplin, dan mengenali pola/chart dan mengamati prilaku pelaku di pasar modal, anda akan berada di “positive sum game”.

Hal ini tentu tidak mudah dan membutuhkan keseriusan dalam melaksanakannya. Cerita dalam buku “Turtle Trader” mengajarkan bahwa hal yang dibutuhkan oleh seorang trader untuk berhasil adalah kedisiplinan. Bukan yang lain!!

Anda tidak perlu harus jenius untuk berhasil di bisnis ini. Para turtle trader, yang bahkan tidak mengetahui apa apa mengenai pasar modal, dengan cara yang sederhana mampu mengalahkan para kaum “cendekiawan” pasar modal. Sekali lagi, yang saya tulis disini adalah cara sederhana. Sederhana itu belum tentu mudah dilakukan.

Kebanyakan orang, terutama di pasar modal, tidak menyukai hal-hal yang sifatnya sederhana.

4. Dengan demikian, jika anda telah menemukan salah satu sistem trading yang sederhana dan cocok untuk anda (dan pastinya anda telah melakukan back test atau telah mencoba sistem tersebut dalam jangka waktu tertentu), tugas anda hanyalah tetap konsisten dengan cara tersebut. Tidak perlu terganggu dengan orang lain, karena pada dasarnya mereka pun sama tidak tahunya dengan kita. Emang siapa yang bisa memprediksi apakah hari senin IHSG akan hijau? Tak satupun dari kita kan!!

5. Jika anda melakukan toss koin dalam jangka waktu yang relatif panjang (andaikan 200 kali), dan mencatat tiap-tiap hasil dari tos koin tersebut, mungkin anda akan sering menjumpai adanya rentetan hasil yang sama dalam suatu waktu. Bisa jadi 4 toss koin pertama (dimana tos koin merupakan zero sum-game dalam game theory) anda akan menghasilkan angka seluruhnya, pun sebaliknya.

Hal tersebut bisa terjadi, karena bagaimanapun dalam 4 toss berurutan, peluang terjadinya seluruhnya angka adalah (1/16). Pun didalam trading demikian, bisa jadi dalam suatu waktu anda akan mengalami win streak 4 kali atau bahkan lebih!!. Sering kali kita akan merasa lebih percaya diri atau bahkan overconfident ketika mengalami hal seperti ini. Padahal dalam teori peluang, hal ini merupakan kejadian lepas (tidak ada sangkut pautnya dengan apa yang terjadi sebelumnya).

Artinya walaupun kita berhasil mendapatkan angka dalam 4 toss pertama, peluang kita mendapatkankan angka pada toss kelima tetap 50%, tidak bertambah maupun berkurang. Tidak ada gunanya menjadi jumawa. Empat toss pertama kita berhasil merupakan “part of the game” dimana kita mengalami 1/16 peluang atas kejadian tersebut. Pun sebaliknya, jika anda mengalami loss streak 4 kali dalam 4 trading (ekspektasi win rate 50:50), berarti anda mengalami 1/16 peluang atas kejadian tersebut. Tidak perlu merasa khawatir berlebih. Peluang anda untuk tetap win pada kejadian berikutnya tetap 50%.

Bahkan jika di sistem winrate anda relatif di bawah 50%, katakanlah 40%:60%, jika anda rajin mencatat, maka anda akan menyadari bahwa anda lebih sering loss daripada cuan di pasar modal. Hal ini cukup sering terjadi di trader yang menggunakan trend following, dimana sebagian trader pro yang sudah saya baca bukunya melakukan hal ini. Mereka mengkompesansi setiap kekalahan dalam trading dengan memperbesar reward:risk. Mereka bisa jadi lebih sering kalah, akan tetapi ketika mereka benar dalam satu trade, kemenangan tersebut akan mampu menutupi 5 atau bahkan 10 kekalahan trade berikutnya atau sebelumnya.

Dengan menyadari bahwa setiap trade yang kita eksekusi peluangnya sama (peluang kejadian setiap trade saling lepas dengan trading-trading sebelumnya), ini akan membantu kita untuk tetap “waras” ketika kita mengalami win-streak ataupun loss streak dalam trading. Semua itu merupakan bagian lumrah dari permainan (game-theory) ini.

Sumber : @Investor_milenial20